Jumat, 12 Juli 2013

SEPULUH TANDA TAQWA



10 ciri taqwa:

1. Bersegera memohon ampunan Allah bila berbuat dosa dan mudah meminta maaf kepada sesama manusia (Tidak gengsi)

2. Mau berinfaq/sedekah dalam keadaan lapang maupun sempit
(Tidak pelit)

3. Bisa menahan amarah
(Tidak ngambekan/emosian)

4. Mudah memaafkan kesalahan orang lain (Tidak pendendam)

5. Senantiasa melakukan kebaikan atau berbuat baik (Tidak jahat)

Kelima ciri di atas diambil dari surat Al-Qur’an - Ali ‘Imran (3) : 133 – 135 sebagai berikut:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui” ~ Al-Qur’an - Ali ‘Imran (3) : 133 – 135 ~

6. Selalu menepati janji – “Bukan demikian, sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuatnya) dan bertaqwa, maka sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa” ~ Ali Imran (3) : 76 ~

7. Bersabar dalam menerima cobaan – “ .... Orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang yang bertaqwa” ~ Al Baqarah (2) : 177 ~.

Surah dan ayat Al-Qur’an tersebut di atas (Al Baqarah : 177) secara keseluruhan merupakan ‘Pokok Pokok Kebajikan’ dan merupakan kriteria terinci mengenai orang yang bertaqwa. (Silahkan baca)

8. Tidak sombong dan tidak berbuat kerusakan di muka bumi – “Negeri akhirat itu, kamijadikan untuk orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan yang baik itu adalah bagi orang-orang yang bertaqwa” ~ Al Qashash (28) : 83 ~

9. Selalu ingat kepada Allah (dzikrullah) dengan menggunakan akal – “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya” ~ Al Ahzab (33) : 41

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” ~ Ali Imran (3) : 190 – 191 ~

Berzikir (mengingat Allah) itu itu bisa dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan shalat wajib dan sunnah, tahmid, takbir, tahlil, istighfar, mendengarkan siaran-siaran tausiah, menghadiri majelis taklim, pengajian, membaca Al-Qur’an dan sebagainya.

10. Selalu berhati-hati dalam setiap tindakan karena takut terhadap azab Allah – “Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya, dan mereka merasa takut akan  (tibanya) hari kiamat.” ~ Al An biyaa’ (21) : 48 – 49 ~
 dikutip dari Pengajian Kelompok 5 Perumahan Masnaga Jakasampurna dengan Narasumber AA Diaz Genaldi – Sabtu, 20 April 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar