Kamis, 17 Maret 2022
Sabtu, 05 Maret 2022
KUALITAS KEBAHAGIAAN*
*https://www.facebook.com/100024527285078/posts/1217828845711347/
Ada banyak pendapat mengenai kualitas kebahagiaan, seperti rasa optimis, kebaikan hati, hubungan sosial yang baik, sampai dikaitkan dengan produktivitas di tempat kerja. Dari berbagai macam bentuk kualitas kebahagiaan, yang paling penting dan mendasar adalah satu hal, yaitu *bersyukur (gratitude)*.
*Apa itu bersyukur?*
Bersyukur adalah penghargaan atas apa yang berharga dan bermakna bagi diri kita. Mengembangkan sikap syukur merupakan sebuah cara paling sederhana untuk meningkatkan kepuasan hidup Anda.
Menurut Amy Morin, pelatih kekuatan mental, penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa rasa syukur paling tidak memiliki tujuh manfaat seperti berikut:
*• Membuka pintu untuk lebih banyak hubungan.* Rasa syukur yang dikemas dalam ucapan "terimakasih" tidak hanya merupakan perilaku yang baik, tetapi menunjukkan apresiasi dalam masalah sosial, termasuk dalam mendapatkan teman baru. Dalam penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam Emotion, ucapan terimakasih kepada kenalan baru membuat mereka lebih cenderung mendapatkan hubungan yang berkelanjutan.
*• Meningkatkan kesehatan fisik.* Orang yang bersyukur mengalami lebih sedikit rasa sakit dan nyeri. Secara umum, mereka juga merasa lebih sehat. Menariknya, mereka juga lebih cenderung menjaga kesehatannya. Mereka lebih sering berolahraga, lebih rutin melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter dan melakukan detox, yang kemungkinan besar hal ini akan berkontribusi pada umur panjang.
*• Meningkatkan kesehatan psikologis.* Rasa syukur mengurangi banyak emosi beracun, mulai dari iri hati dan kebencian hingga frustrasi dan penyesalan. Robert A. Emmons, Ph.D., seorang peneliti syukur terkemuka, telah melakukan banyak penelitian tentang hubungan antara rasa syukur dan kesejahteraan. Penelitiannya menunjukkan bahwa rasa syukur secara efektif meningkatkan kebahagiaan dan mengurangi depresi.
*•Meningkatkan empati dan mengurangi agresi.* Orang yang bersyukur lebih cenderung berperilaku prososial, bahkan ketika orang lain berperilaku kurang baik. Menurut sebuah studi tahun 2012 oleh University of Kentucky, mereka yang memiliki peringkat lebih tinggi pada skala syukur cenderung tidak membalas orang lain, bahkan ketika diberi umpan balik negatif. Mereka mengalami lebih banyak kepekaan dan empati terhadap orang lain dan berkurangnya keinginan untuk membalas dendam.
*• Tidur lebih nyenyak.* Menulis dalam jurnal rasa syukur meningkatkan kualitas tidur, menurut sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam Applied Psychology, meluangkan waktu 15 menit untuk mencatat beberapa perasaan bersyukur sebelum tidur, akan membuat tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
*• Meningkatkan harga diri.* Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Applied Sport Psychology menemukan bahwa rasa syukur meningkatkan harga diri atlet, yang merupakan komponen penting untuk kinerja yang optimal. Penelitian lain menunjukkan bahwa rasa syukur mengurangi perbandingan sosial. Dari pada membenci orang yang memiliki lebih banyak uang atau pekerjaan yang lebih baik –yang merupakan faktor utama dalam penurunan harga diri –orang yang bersyukur mampu menghargai prestasi orang lain.
*• Meningkatkan kekuatan mental.* Selama bertahun-tahun, penelitian telah menunjukkan bahwa rasa syukur tidak hanya mengurangi stres, tetapi juga berperan besar dalam mengatasi trauma. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Behavior Research and Therapy menemukan bahwa Veteran Perang Vietnam dengan tingkat rasa syukur yang lebih tinggi mengalami tingkat Gangguan Stres Pasca-trauma yang lebih rendah. Mengakui semua yang harus Anda syukuri –bahkan selama masa-masa terburuk dalam hidup Anda –akan menumbuhkan ketahanan mental.
*Kenyataannya rasa syukur merupakan salah satu alat yang paling diabaikan padahal untuk melakukannya tidak membutuhkan biaya apapun dan tentunya juga tidak memakan banyak waktu.* Bersyukur itu merupakan hal sederhana yang bisa kita lakukan dan akan memberikan manfaat yang sangatlah besar.
Semoga bermanfaat 🙏🙏🙏🙏🙏
4. Tahapan Menikmati Bacaan Quran*
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad wa'ala ali sayyidina muhammad
*
*1.DIPAKSA*
Paksakan diri untuk terus dapat membaca al-Quran tiap hari, suka atau tidak, ringan ataupun berat, cepat atau lambat asal jangan terlewat..Terus paksakan diri jangan terlena dgn urusan dunia .
*2. KEBIASAAN*
Beberapa bentuk paksaan akan berubah menjadi 'kebiasaan'.Kita akan merasa kurang jika tidak membaca al-Quran sehari saja.
*3. KEPERLUAN*
Kebiasaan yg terus di lakukan akan berubah menjadi 'keperluan'.Di tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta al-Quran, akan merasa rugi jika tidak membaca al-Quran
*4. KENIKMATAN*
Pada tahap ini membaca al-Quran sudah menjadi 'candu'. Membaca al-Quran lama-lama adalah 'kenikmatan'. Sedangkan ketika terlewat tidak dapat membaca al-Quran akan membuat diri resah di hati.
Nasehat buat diriku juga buatmu
Selamat mengamalkan
Yg blm dhuha yuk 🌷🌷
Smoga bermanfaat
💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Sifaqir ilmu izin share🙏
❤️TK❤️https://www.facebook.com/100027145029711/posts/995576921357133/
Kamis, 03 Maret 2022
EKSPRESI ORANG TUA DI ALAM KUBUR KETIKA DI ZIARAHI ATAU DI DOAKAN ANAKNYA
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=150055770763485&id=100072771880674
Apa yang terjadi kepada orang tua ketika Anda berziarah ke makam mereka atau ketika Anda mendoakan mereka?
Syaikh Muhammad al-Syanqithi, berkata: “Semoga Allah mengampuni keluarga kita yang telah meninggal dunia dan kaum Muslimin yang telah meninggal dunia. Aku tidak mampu menahan tangis melihat betapa perlunya ahli kubur kepada kita. Aku terkesan dan aku ingin semuanya mengetahui hal ini.“
Utsman bin Sawad, ulama Salaf, bercerita tentang ibunya, seorang wanita yang ahli ibadah. Ketika ibunya akan meninggal dunia, ia mengangkat pandangannya ke langit dan berkata: “Wahai tabunganku, wahai simpananku, wahai Tuhan yang selalu menjadi sandaranku alam hidupku dan setelah kematianku, jangan Engkau abaikan diriku ketika mati, jangan biarkan aku kesepian dalam kuburku.” Kemudian ia meninggal dunia.
Aku selalu berziarah ke makamnya setiap hari Jum’at. Aku berdoa untuknya, dan memohonkan ampun baginya dan semua ahli kubur di situ. Pada suatu malam aku bermimpi berjumpa dengan ibuku.
Aku berkata: “Wahai ibuku, bagaimana keadanmu?”
Ia menjawab: “Wahai anakku, sesungguhnya kematian itu adalah kesusahan yang dahsyat. Aku alhamdulillah ada di alam barzakh yang terpuji. Ranjangnya harum, dan bantalnya terdiri tenunan kain sutera.”
Aku berkata: “Apakah Ibu ada keperluan kepadaku?”
Ia menjawab: “Iya. Jangan kamu tinggalkan ziarah yang kamu lakukan kepada kami. Sungguh aku sangat senang dengan kedatanganmu pada hari Jum’at ketika berangkat dari keluargamu. Orang-orang akan berkata kepadaku: “Ini anakmu sudah datang.” Lalu aku merasa senang, dan orang-orang mati yang ada di sekitarku juga senang.”
Basysyar bin Ghalib, Ulama Salaf pula, berkata: “Aku bermimpi Robiah al-Adawiyah dalam tidurku. Aku memang selalu mendoakannya. Dalam mimpi itu ia berkata kepadaku: “Wahai Basysyar, hadiah-hadiahmu selalu sampai kepada kami di atas piring dari cahaya, ditutupi dengan sapu tangan sutera.”
Aku berkata: “Bagaimana hal itu bisa terjadi?”
Ia menjawab: “Begitulah doa orang-orang yang masih hidup. Apabila mereka mendoakan orang-orang yang sudah mati dan doa itu dikabulkan, maka doa itu diletakkan di atas piring dari cahaya dan ditutupi dengan sapu tangan sutera. Lalu hadiah itu diberikan kepada orang mati yang didoakan itu. Lalu dikatakan kepadanya: “Terimalah, ini hadiah si anu kepadamu.”
[Syaikh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah Dalam Kitab Al-Ruh]
Seberapa sering kita berziarah ke makam orang tua, keluarga dan guru kita yang telah meninggal dunia?
Seberapa banyak kita mendoakan mereka dalam waktu-waktu kita beribadah??
Ziarah dan doa kita sangat penting bagi mereka.
رب اجعلنی مقيم الصلاة ومن ذريتی ربنا وتقبل دعاء ربنا اغفرلی ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب
Minggu, 20 Februari 2022
ROH, NAFSU, JIWA dan AKAL vs IBLIS*
Assalamualaikum wr wb.
🌹.
============================
Kita semua mengetahui bahawa iblis itu adalah musuh yang nyata. Namun sebenarnya iblis itu tidak sama sekali berkuasa untuk menyesatkan manusia "Kecuali dengan izin-NYA".
Namun awasilah Nafsumu, kerana Nafsu itu datang dari dirimu sendiri. Siapakah yang dimaksudkan dengan diri sendiri?
Diri sendiri itu adalah Roh kepada kita ini.
Berkata ulama lagenda tersohor, Hujatul islam "Imam Al-Ghazali";
ROH, NAFSU, JIWA dan AKAL itu satu jua adanya.
Pada hakikatnya adalah Roh, namun apabila Roh didalam keadaan tenang JIWA namanya,
apabila Roh didalam keadaan berfikir maka AKAL namanya,
apabila Roh didalam keadaan berkeinginan sesuatu maka NAFSU namanya.
Jadi yang berbuat kebaikan dan juga keburukan itu adalah Nafsu atau Roh.
Siapa pula Roh?
Roh itu adalah diri sebenar diri yang merupakan rahasia keTuhanan, dan juga merupakan sifat kepada Wajibul Wujud. Sifat dan Zat itu tidak berpisah atau terpisah. Umpama pelita dengan cahaya, umpama garam dengan masinnya, umpama gula dengan manisnya.
Berkehendak Jasad disebabkan berkehendaknya Roh, berkehendaknya Roh disebabkan berkehendaknya Allah swt.
Didalam surah As-saffat (96) Allah swt berfirman yang bermaksud;
"Allah mencipta kamu dan apa-apa kamu perbuat"
Didalam satu peperangan (Perang badar) dimana nabi telah melepaskan beratus-ratus anak panah, maka pada masa itu turunlah ayat surah An-Anfaal (17) yang bermaksud;
"Tidaklah engkau memanah wahai Muhammad tetapi Allah yang memanah"
Kesimpulannya;
Pada zahirnya iblis lah yang empunya angkara, tetapi pada hakikatnya kehendak Allah swt yang berlaku.
(Barang sesiapa yang memandang adanya wujud makhluk atau wujud iblis yang mampu berbuat Kudrat(Kuasa) melakukan sesuatu selain Allah swt, maka tidaklah ia sampai kepada Allah swt atau terhijab kepada Allah swt. Namun haruslah mencapai kesempurnaan Akhlak).
Semoga manfaat.
berikut Tentang penjelasan Tauhidul Af'al✍️
Sabtu, 19 Februari 2022
NASIHAT LUQMAN AL HAKIM🍒
Foto

🍒
27 November
بسم الله الرحمن الرحيم.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته....
📝Satu-satunya manusia yang bukan Nabi dan bukan Rasul, Tetapi kisah hidupnya diabadikan di dalam Al-Qur'an adalah Luqman Al Hakim.
.
Ini kerana hidupnya penuh dengan hikmah.
.
Suatu hari Luqman pernah menasihati anaknya tentang hakikat hidup.
.
"Anakku, Jika makanan telah memenuhi perutmu, Maka akan matilah fikiran dan kebijaksana'anmu.
.
Semua anggota badanmu akan malas untuk melakukan ibadah, Dan hilang pula lah ketulusan dan kebersihan hati.
.
Padahal hanya dengan hati bersih manusia dapat menikmati lazatnya berdzikir."
.
"Anakku, Kalau sejak kecil engkau rajin belajar dan menuntut ilmu. Dewasa kelak engkau akan memetik buahnya dan menikmatinya."
.
"Anakku, ikutlah engkau pada orang-orang yang sedang mengusung jenazah, Jangan kau ikut orang-orang yang hendak pergi ke pesta pernikahan.
.
Kerana jenazah akan mengingatkan engkau pada kehidupan yang akan datang, Sedangkan pesta pernikahan akan membangkitkan nafsu duniamu."
.
"Anakku, Aku sudah pernah memikul batu-batu besar, Aku juga sudah mengangkat besi-besi berat. Tapi tidak pernah kurasakan sesuatu yang lebih berat daripada tangan yang buruk perangainya."
.
"Anakku, Aku sudah merasakan semua benda yang pahit. Tapi tidak pernah kurasakan yang lebih pahit daripada kemiskinan dan kehina'an."
.
"Anakku, Aku sudah mengalami Penderita'an dan bermacam kesusahan. Tetapi aku belum pernah merasakan Penderita'an yang lebih susah daripada menanggung hutang."
.
"Anakku, Sepanjang hidupku aku berpegang pada lapan wasiat para Nabi. Wasiat itu adalah:
.
1. Jika kau beribadah pada Allah, Jagalah fikiranmu baik-baik.
.
2. Jika kau berada di rumah orang, Maka jagalah pandanganmu.
.
3. Jika kau berada di tengah-tengah majlis, Jagalah lidahmu.
.
4. Jika kau hadir dalam jamuan makan, Jagalah perangaimu.
.
5. Ingatlah Allah selalu.
.
6. Ingatlah maut yang akan menjemputmu.
.
7. Lupakan budi baik yang kau lakukan pada orang lain.
.
8. Lupakan semua kesalahan orang lain terhadapmu.
Barakallahu fiikum.
Masya Allah
Semoga bermanfa'at
https://www.facebook.com/groups/1016398002204881/permalink/1274798456364833/
Selasa, 15 Februari 2022
3 SIKSA MENINGGALKAN SHALAT FARDU.
https://www.facebook.com/groups/1016398002204881/permalink/1278220739355938/
Bismillahirrahmanirrahim... Sholat merupakan kewajiban bagi umat muslim. Perintah menjalankan sholat lima waktu terjadi pada peristiwa Isra Mi'raj ketika Rasulullah SAW diperintah Allah SWT.
Sholat lima waktu termasuk wajib untuk dilaksanakan, akan ada dosa besar jika sengaja meninggalkannya.
Perintah sholat 5 waktu dalam Al Quran Allah Ta'ala berfirman di surat Hud ayat 144, yg artinya: "Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. .. . "Siapa yg menjaga sholat 5 waktu, baginya cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat.
Perintah sholat 5 waktu dalam Al-Qur'an juga terdapat di (QS Al Israa': 78).
Tiga siksa meninggalkan SHALAT FARDU:
1. Pada saat SAKARATUL MAUT
2. Saat didalam ALAM KUBUR
3. Saatnya ketika BERTEMU ALLAH
3 Siksa Orang yg Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut:
1. Orang yg meninggalkan shalat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yg sangat lapar. 3. Meninggal dalam keadaan yg sangat haus.
3 Siksa Orang yg Meninggalkan Shalat Fardhu Dalam Kubur:
1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
2. Orang yg meninggalkan shalat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.
3 Siksa Orang yg Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah:
1. Orang yg meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka Masya Allah....
Semoga kita bisa menjadi hamba Allah yg tidak pernah tinggalkan shalat 5 waktu dan menjadi penghuni surga & mudah-mudahan bisa meraih surga firdaus dari pintu mana saja yg dikehendaki. Aamiin allahuma Aamiin.